Berita untuk Investor | PT Gajah Tunggal Tbk https://www.gt-tires.com Thu, 30 Jul 2026 10:07:46 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.3.1 Penjualan Bersih PT Gajah Tunggal Tbk Meningkat 5,6% pada Semester I 2026 https://www.gt-tires.com/id/3899-2/ Tue, 28 Jul 2026 03:52:55 +0000 https://www.gt-tires.com/?p=3899 ... Penjualan Bersih PT Gajah Tunggal Tbk Meningkat 5,6% pada Semester I 2026]]>
Penjualan bersih PT Gajah Tunggal Tbk meningkat sebesar 5,6% dari Rp8.521 miliar pada semester I 2025 menjadi Rp8.999 miliar pada semester I 2026. Peningkatan ini didorong oleh kinerja penjualan yang kuat di pasar domestik yang lebih dari cukup untuk mengimbangi penjualan Perusahaan yang melambat/lesu di pasar ekspor.
 
Penurunan biaya bahan baku utama pada semester I 2026 dibandingkan semester I 2025 mendukung peningkatan margin. Margin laba kotor Perusahaan meningkat dari 18,7% pada semester I 2025 menjadi 21,1% pada semester I 2026, meskipun terdapat dampak negatif dari pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat. Peningkatan penjualan dan margin yang lebih tinggi menghasilkan kinerja operasional yang kuat, dengan EBITDA meningkat dari Rp1.130 miliar (US$69,1 juta) pada semester I 2025 menjadi Rp1.463 miliar (US$86,2 juta) pada semester I 2026.  

Kinerja operasional yang kuat, didukung oleh penurunan biaya keuangan serta keuntungan dari selisih kurs yang terutama berasal dari translasi aset Perusahaan dalam mata uang asing, membuat laba bersih Perusahaan naik dari Rp451 miliar pada semester I 2025 menjadi Rp796 miliar pada semester I 2026.
]]>
PT Gajah Tunggal Tbk reports improved profitability in 1Q26 https://www.gt-tires.com/id/pt-gajah-tunggal-tbk-reports-improved-profitability-in-1q26/ Thu, 30 Apr 2026 15:55:31 +0000 https://www.gt-tires.com/?p=3525 ... PT Gajah Tunggal Tbk reports improved profitability in 1Q26]]> PT Gajah Tunggal Tbk recorded improved profitability in 1Q26 compared to 1Q25, despite lower net sales. Net sales decreased from Rp 4,404 billion in 1Q25 to Rp 4,198 billion in 1Q26, primarily due to fewer working days as a result of the Idul Fitri holiday.

While sales were lower, the Company’s profit margins improved. The Company’s gross margin increased from 19.5% in 1Q25 to 23.0% in 1Q26, as lower key raw material costs more than offset the impact of the Rupiah depreciation against the US Dollar on the Company’s input costs.

The margin expansion translated into stronger operating performance, with EBITDA increasing from Rp 624 billion (US$ 38.5 million) in 1Q25 to Rp 756 billion (US$ 45.1 million) in 1Q26.

The Company’s net profit was further supported by lower finance costs, reflecting reduced interest expenses on the Company’s debt. As a result, the Company’s net profit increased from Rp 353 billion in 1Q25 to Rp 381 billion in 1Q26.

]]>
PT Gajah Tunggal Tbk mencatat laba bersih yang lebih tinggi pada FY25 dibandingkan FY24 https://www.gt-tires.com/id/pt-gajah-tunggal-tbk-mencatat-laba-bersih-yang-lebih-tinggi-pada-fy25-dibandingkan-fy24/ Tue, 31 Mar 2026 11:27:52 +0000 https://www.gt-tires.com/?p=2935 ... PT Gajah Tunggal Tbk mencatat laba bersih yang lebih tinggi pada FY25 dibandingkan FY24]]> PT Gajah Tunggal Tbk mencatat kinerja keuangan yang tangguh pada FY25. Laba bersih perusahaan meningkat dari Rp 1.187 miliar pada FY24 menjadi Rp 1.243 miliar pada FY25. Peningkatan laba bersih tersebut didorong oleh lebih rendahnya beban bunga serta keuntungan selisih kurs. Keuntungan selisih kurs terutama berasal dari translasi aset-aset yang berdenominasi mata uang asing.

Margin laba kotor Perusahaan menurun dari 21,5% pada FY24 menjadi 20,1% pada FY25, terutama mencerminkan kenaikan biaya bahan baku dan pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS yang meningkatkan biaya produksi. Akibatnya, laba operasional dan EBITDA mengalami penurunan. EBITDA Perusahaan turun dari Rp 2.936 miliar / US$ 186,3 juta pada FY24 menjadi Rp 2.643 miliar / US$ 161,2 juta pada FY25. Penjualan bersih Perusahaan turun dari Rp 18.029 miliar pada FY24 menjadi Rp 17.664 miliar pada FY25, Hal ini mencerminkan penurunan moderat sebesar 2,0% yang terutama disebabkan oleh melemahnya permintaan ekspor.  Namun, penjualan domestik tetap solid dan terus menjadi penopang stabil bagi pendapatan keseluruhan.

]]>
Penjualan Bersih PT Gajah Tunggal Tbk meningkat sebesar 6,2% YoY pada Tahun Fiskal 2024 https://www.gt-tires.com/id/penjualan-bersih-pt-gajah-tunggal-tbk-meningkat-sebesar-62-yoy-pada-tahun-fiskal-2024/ Fri, 28 Mar 2025 07:00:44 +0000 https://www.gt-tires.com/?p=2926 ... Penjualan Bersih PT Gajah Tunggal Tbk meningkat sebesar 6,2% YoY pada Tahun Fiskal 2024]]> PT Gajah Tunggal Tbk melaporkan Penjualan Bersih sebesar Rp 18.029 miliar pada tahun 2024 dibandingkan dengan Rp 16.971 miliar pada tahun 2023. Penjualan di pasar domestik terus menguat, meningkat sebesar 8,1%. Penjualan domestic replacement terus menguat, sementara penjualan di pasar OEM relative stabil, meskipun penjualan kendaraan baru lebih rendah pada tahun fiskal 2024. Penjualan di pasar ekspor Perseroan meningkat sedikit sebesar 0,5% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.


Profitabilitas Perseroan tetap sehat meskipun margin laba kotor sedikit menurun dari 22,0% pada tahun fiskal 2023 menjadi 21,5% pada tahun fiskal 2024. Penurunan margin terutama disebabkan oleh harga bahan baku utama yang lebih tinggi serta adanya depresiasi Rupiah terhadap Dolar AS. Margin operasi dan EBITDA Perseroan mengalami penurunan lebih sedikit, karena prosentase beban operasi yang dihitung terhadap penjualan lebih rendah pada tahun fiskal 2024 dibandingkan dengan tahun fiskal 2023 terutama karena biaya transportasi yang lebih rendah. Meskipun terjadi penurunan margin, EBITDA meningkat dari Rp 2.791 miliar / US$ 183,9 juta pada tahun fiskal 2023 menjadi Rp 2.936 miliar / US$ 186,3 juta pada tahun fiskal 2024, terutama didorong oleh penjualan Perseroan yang lebih tinggi. Perseroan mengeluarkan beban keuangan yang lebih tinggi pada tahun fiskal 2024 karena beban yang terkait dengan pelunasan lebih awal dari Senior Secured Notes yang jatuh tempo pada tahun 2026, yang akan berlaku efektif pada bulan Januari 2025. Selain itu, juga karena ada kerugian kurs mata uang asing tercatat, terutama karena penjabaran kewajiban Perseroan dalam mata uang Dolar AS. Secara keseluruhan, laba bersih Perseroan meningkat dari Rp 1.167 miliar pada tahun fiskal 2023 menjadi Rp 1.187 miliar pada tahun fiskal 2024.


Pada 17 Desember 2024, Perseroan mengirimkan pemberitahuan pelunasan awal kepada pemegang Senior Secured Notes Perseroan untuk melunasi seluruh Notes yang ada pada 16 Januari 2025. Pelunasan tersebut didanai oleh pinjaman sindikasi dalam mata uang Rupiah yang diperoleh dari BCA, Permata Bank, CIMB Niaga, BCA Digital, KEB Hana dan OKE Bank. Sejak 16 Januari 2025, Perseroan tidak memiliki utang jangka panjang yang belum dilunasi dalam mata uang Dolar AS.

Sampai dengan akhir tahun fiskal 2024, Perseroan telah mematuhi ketentuan keuangan dari fasilitas sindikasi IDR.

]]>
PT Gajah Tunggal Tbk mencatatkan kenaikan penjualan bersih sebesar 6.9%  secara YoY pada 9M24 https://www.gt-tires.com/id/pt-gajah-tunggal-tbk-mencatatkan-kenaikan-penjualan-bersih-sebesar-6-9-secara-yoy-pada-9m24/ Wed, 30 Oct 2024 03:56:00 +0000 https://www.gt-tires.com/?p=2891 ... PT Gajah Tunggal Tbk mencatatkan kenaikan penjualan bersih sebesar 6.9%  secara YoY pada 9M24]]> PT Gajah Tunggal Tbk melaporkan penjualan bersih sebesar Rp 13,44 Trilyun pada 9M24 dibandingkan dengan Rp 12,57 Trilyun   pada 9M23. Penjualan di pasar domestik berlanjut dengan kinerja yang positif, meningkat sebesar 7,3%. Penjualan pada pasar domestik replacement tetap kuat, mengimbangi kinerja penjualan yang melambat pada pasar OEM akibat penurunan penjualan kendaraan baru pada 9M24. Penjualan Perusahaan di pasar ekspor meningkat sebesar 6,4% setelah mengalami periode penjualan yang lesu, terutama permintaan di pasar ekspor utama Perusahaan meningkat di 9M24 dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Profitabilitas Perusahaan tetap sehat dengan margin laba kotor yang meningkat dari 20,5% di 9M23 menjadi 21,8% di 9M24, meskipun nilai Rupiah terdepresiasi terhadap Dolar AS. Margin perusahaan terbantu dengan adanya biaya produksi yang lebih rendah karena masih rendahnya harga bahan baku utama tertentu. Peningkatan margin laba kotor serta biaya operasional yang lebih rendah, terutama biaya transportasi yang menurun, membantu meningkatkan margin operasional dan EBITDA perusahaan. EBITDA perusahaan meningkat dari Rp 1,86 Trilyun / US$ 123,2 juta di 9M23 menjadi Rp 2,23 Trilyun / US$ 140,7 juta di 9M24. Laba bersih perusahaan meningkat karena penjualan yang lebih tinggi dan margin laba yang meningkat. Laba bersih perusahaan meningkat dari Rp 690 miliar di 9M23 menjadi Rp 989 miliar di 9M24.

Perusahaan berhasil menurunkan suku bunga pada dua fasilitas sindikasi IDR dengan suku bunga mengambang. Per 24 September 2024, margin atas Tingkat bunga pada fasilitas sindikasi tersebut diturunkan dari masing-masing 5,47% dan 5,50% menjadi 1,57%.

Pada akhir 9M24, perusahaan telah memenuhi persyaratan (financial covenants) dari perjanjian fasilitas sindikasi dalam mata uang rupiah.

]]>
PT Gajah Tunggal Tbk mencatatkan kenaikan penjualan bersih sebesar 5,3% secara YoY pada 1H24 https://www.gt-tires.com/id/pt-gajah-tunggal-tbk-mencatatkan-kenaikan-penjualan-bersih-sebesar-53-secara-yoy-pada-1h24/ Tue, 30 Jul 2024 03:52:00 +0000 https://www.gt-tires.com/?p=2887 ... PT Gajah Tunggal Tbk mencatatkan kenaikan penjualan bersih sebesar 5,3% secara YoY pada 1H24]]> PT Gajah Tunggal Tbk melaporkan penjualan bersih sebesar Rp 8,548 miliar pada 1H24 meningkat dibandingkan dengan Rp 8,116 miliar pada 1H23. Performa penjualan di pasar domestik tetap meningkat kuat sebesar 8.4% terutama karena kuatnya penjualan pada pasar replacement domestik, yang mampu mengimbangi performa penjualan di pasar OEM yang menurun dikarenakan lemahnya penjualan kendaraan baru pada 1H24. Penjualan pada pasar ekspor perusahaan sedikit menurun sekitar 3.1%, karena permintaan di pasar ekspor utama perusahaan yang masih kurang.

Profitabilitas perusahaan semakin baik bersamaan dengan meningkatnya marjin laba kotor dari 18,7% pada 1H23 menjadi 22,4% pada 1H24.  Peningkatan marjin tersebut akibat   rendahnya biaya untuk memproduksi ban karena lebih rendahnya harga berbagai bahan baku utama, yang mampu mengimbangi dampak negatif dari menguatnya Dollar AS terhadap Rupiah Indonesia. Marjin operasional dan EBITDA perusahaan meningkat karena lebih tingginya marjin laba kotor dan lebih rendahnya beban operasional, terutama dikarenakan lebih rendahnya biaya transportasi. EBITDA perusahaan meningkat dari Rp 1,029 miliar / US$ 68.4 juta pada 1H23 menjadi   Rp 1,456 miliar / US$ 92.4 juta pada 1H24. Laba bersih perusahaan meningkat dari Rp 353 miliar pada 1H23 menjadi Rp 577 miliar pada 1H24 meskipun terdapat kerugian selisih kurs akibat  hutang perusahaan di dalam Dollar AS, dimana Dollar AS menguat terhadap Rupiah Indonesia pada akhir dari 1H24 dibandingkan pada akhir dari FY23.

Pada akhir 1H24, perusahaan telah memenuhi persyaratan keuangan (financial covenants) dari perjanjian fasilitas sindikasi dalam mata uang rupiah.

]]>
Ringkasan Risalah RUPST – 26 Juni 2024 https://www.gt-tires.com/id/ringkasan-risalah-rupst-26-juni-2024/ Fri, 28 Jun 2024 15:10:33 +0000 https://www.gt-tires.com/?p=2703 GJTL-RUPST-2024-Ringkasan-Risalah-Indonesia-1Download ]]> Laporan Paparan Publik – 26 Juni 2024 https://www.gt-tires.com/id/laporan-paparan-publik/ Fri, 28 Jun 2024 10:43:50 +0000 https://www.gt-tires.com/?p=2695 GJTL-LAPORAN-PAPARAN-PUBLIK-26-JUNI-2024-FINALDownload ]]> Pembagian Dividen Tunai Tahun Buku 2023 https://www.gt-tires.com/id/pembagian-dividen-tunai-tahun-buku-2023/ Fri, 28 Jun 2024 09:20:39 +0000 https://www.gt-tires.com/?p=2711

]]>
PT Gajah Tunggal Tbk meningkatkan marjin laba secara YoY di 1Q24 https://www.gt-tires.com/id/pt-gajah-tunggal-tbk-meningkatkan-marjin-laba-secara-yoy-di-1q24/ Tue, 30 Apr 2024 03:45:00 +0000 https://www.gt-tires.com/?p=2883 ... PT Gajah Tunggal Tbk meningkatkan marjin laba secara YoY di 1Q24]]> PT Gajah Tunggal Tbk melaporkan peningkatan marjin laba di 1Q24 dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu. Marjin laba kotor perusahaan meningkat dari 19.8% di 1Q23 ke 23.3% di 1Q24. Peningkatan ini disebabkan   terutama karena penurunan biaya yang diakibatkan turunnya harga bahan baku utama yang mampu mengimbangi dampak negatif dari menguatnya Dollar AS dibandingkan Rupiah Indonesia. Peningkatan marjin laba kotor dan lebih rendahnya beban operasional, terutama dikarenakan lebih rendahnya biaya transportasi mampu meningkatkan marjin operasional perusahaan dan marjin EBITDA perusahaan. EBITDA perusahaan meningkat dari Rp 605 miliar / US$ 39.7 juta di 1Q23 ke Rp 796 miliar / US$ 51.2 juta di 1Q24. Laba bersih perusahaan meningkat dari Rp 262 miliar di 1Q23 ke Rp 339 miliar di 1Q24, meskipun terdapat kerugian selisih kurs akibat translasi hutang perusahaan dalam Dollar AS, karena Dollar AS mengalami apresiasi terhadap Rupiah Indonesia.

Penjualan bersih perusahaan meningkat dari Rp 4,445 miliar di 1Q23 ke Rp 4,472 miliar di 1Q24 dikarenakan penjualan domestik yang tetap bagus dan mampu mengimbangi dampak negatif dari penurunan penjualan ekspor karena permintaan dari pasar ekspor utama Perusahaan masih lesu dikarenakan keadaan makro ekonomi saat ini. Penjualan domestik perusahaan meningkat 5.9%, sedangkan penjualan ekspor lebih rendah 11.9%.

Pada akhir 1Q24, perusahaan telah mematuhi persyaratan keuangan (financial covenants) untuk fasilitas sindikasi dalam mata uang Rupiah.

]]>